Jumat, 29 April 2011

PERJUANGAN MEMPERKENALKAN JAMU MILLIHERB


PERJUANGAN MEMPERKENALKAN JAMU MILLIHERBS

Dari hasil studi kasus Jamu Milliherb selama 10 tahun dari tahun 1999 – 2009 keberhasilan  pengobatan dari hampir semua sediaan mencapai lebih besar dari 90 %, kegagalan karena putus obat Kami sebagai peneliti di Badan Litbang Kesehatan pada akhir tahun 2003 mengajukan permohonan  Insentif Perolehan Paten olen Menteri Negara Riset dan Tehnologi dengan judul Proses Pembuatan dan Pemanfaatan 5 Formula Jamu Milliherbs. Pada tahun 2004 kami memperoleh Insentif Perolehan Paten tersebut dengan nomor. pendaftaran P00200400356 dan katanya pada tahun 2007 sudah akan keluar nomor patennya akan tetapi sampai sekarang belum keluar.
Pada tahun 2004 di kantor kami terjadi perubahan pimpinan, proses pendaftaran ke Direktorat Jenderal HAKI atas nama Badan Litbang Kesehatan. Karena jamu ini adalah penelitian pribadi  kami mencoba mempromosikan dengan meminta ijin ke pimpinan kami tetapi mereka tidak berkenan dengan alasan karena Jamu Milliherbs penelitian pribadi.
Kemudian kami disuruh membuat proposal sudah dirapatkan beberapa kali sampai mengundang pakar dari luar instansi. Karena belum ada keputusan dari kantor  dan banyak yang membutuhkan kami mepromosikan dari mulut ke mulut, dibeberapa apotik dan dokter yang percaya terhadap pengobatan tradisional, serta sering mengadakan pameran. Mendengar hal tersebut pimpinan kami menyatakan bahwa paten Jamu Milliherbs bukan atas nama Badan Litbang Kesehatan dan disuruh cabut dari peredaran.
Oleh karena pernyataan pimpinan kami tersebut kami lebih bebas untuk mempromosikan Jamu Milliherbs kami mengirim surat ke jajaran Direktorat di Departemen Kesehatan tentang Jamu Milliherbs. Pada umumnya bila ada surat tentang temuan jamu tradisional dari luar negeri selalu diadakan seminar bagi para ekselon II. Akan tetapi surat kami tidak mendapat tanggapan sama sekali.
Kami terus berusaha mempromosikan obat kami baik ke industri maupun dokter. Pada awal 2004 terjadi KLB demam berdarah kami berusaha untuk membantu menyumbangkan obat kami ke suatu RSU pemerintah dan pimpinan penanggulangan KLB akan mencoba dulu setelah dicoba obat tersebut bagus untuk penyakit infeksi terutama untuk antivirus dibawa ke rapat dengan keputusan para dokter anggota penanggulangan KLB tidak setuju. Karena sudah diniatkan obat tersebut dihibahkan ke pasien tidak mampu oleh dokter tersebut.
Promosi memang sukar dilakukan terutama obat herbal baru. Banyak orang meskipun diberi gratis tidak mau. Demikian juga dokter meskipun sudah tahu khasiat jamu Milliherb tidak mau memberikan untuk pasiennya.
Oleh karena hal tersebut di atas kami memohon surat ijin ke pimpinan kami untuk mengobati penyakit lepra di Madura ternyata tidak diberi. Karena kami yakin bahwa jamu Milliherb berhasiat, bila ada bencana kami selalu mengirimkan jamu ini lewat suatu yayasan tertentu.
Pada tahun 2004 kami pribadi mengajukan permohonan Insentif Perolehan Paten lagi ke Menteri Negara Riset dan Tehnologi  dengan judul Formulasi 5 jenis Formula Jamu Milliherbs dengan nomor P00200500730. Sebagai binaan Menristek sering mengikuti pameran dan pada Pameran Hari Kemerdekaan ke 60 tahun 2005 di  Pekan Raya Kemayoran kami menyampaikan buku hasil penelitian kami ke Bapak Presiden serta kami, disertai surat yang di tembuskan jajaran Menteri yang berkaitan dengan penelitian dan kesehatan.
Tetapi tidak ada tanggapan dan kami di kantor terkenal dengan pembuat masalah.
Kami Mengucapkan terima kasih pada para pimpinan Negara Yth, karena dengan mengacuhkan penelitian tersebut, kami bangkit untuk mencoba mendaftarkan sendiri ijin edar produk jamu Milliherbs dan terus meneliti produk baru. Pada akhir tahun 2007 kami menemukan obat luar yang dapat mengurangi rasa sakit luka kanker stadium ke IV dalam 3 hari rasa sakitnya mulai berkurang obat modern belum ada yang dapat mengurangi rasa sakit dan mengeringkan luka kanker.
Pada bulan Juni tahun 2008 pada pameran Pekan Produk Budaya Indonesia bertemu dengan dokter spesialis kulit minum jamu untuk penyakit flu setelah minum selama 10 – 15 menit terasa enakan dan setelah dua hari sudah sehat kembali. Setelah itu menggunakan obat produk kami untuk pasiennya 600 – 800 pot per bulan terutama jamu untuk penyakit kulit.
 Uji klinis tentang kanker dan penyakit yang belum ada obatnya menggunakan campuran Jamu Milliherbs ini dapat memudahkan cara perawatan, murah, aman, dan alami.  Insya Allah keberhasilannya   lebih besar dari 90 %. Metode pengobatan ini sangat menjanjikan  serta  berpeluang untuk memperoleh hadiah Nobel.

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar