Jumat, 04 Januari 2013

STUDI KASUS JAMU MILLIHERB DAPAT MEMBUKTIKAN BAHWA JAMU DAPAT MENYEMBUHKAN PENYAKIT




Sriana Azis, Titi Fausiah Murtolo, Achmad Saiful Gozi


Abstract
Over the past twelfth years, I had 32 research formulas of Sriana's Milliherb from Indonesian's herbs. The formula consists of  spices, vegetable and nontoxic Indonesian herbs.  The hypothesis of these medicines are: small dose (500 mg), synergistic, increasing the organ function and as the body system are in balance.  Usual dose is one capsule (500 mg dry herb), 3 – 6 times daily for treatment and once daily for prophylactic. Some of our products (formula for cancer, hepatitis, pain, kidney function, and diabetes) have been registered for getting property rights from Indonesia (P00200400356 and P00200500730), POM registered and Halal from MUI.
The case studies of new herb products are not easy, must be readily available to the patient when and if demand created.
Obyective To study of cases trial 12 Milliherbs Medicine that is efficacy, relatively safe, cost effective, and affordable as a solution for many of our nations health care problem.
Result   After twelfth years of observation from the case studies, about 12 products showed the efficacy in treating some medical problems. Our medicines have promising result for the treatment of several diseases. We studied some cases e.g., tumor & cancer; hepatitis A,B,C, and cirrhosis; pane & reumathic; nephritis syndrome, diabetes;   infection,  hyper cholesterol, hemorrhoide; heart tonic; typhoid, malaria,  and measles; asthma, bronchitis & flu, talassemia,
In some cases observed, these medicines have the efficacy of approximately 90 %, and have no adverse events, with relatively small doses used.. In addition, the effication this medicines similar with modern drugs
Key word :   Milliherb, the treatment of several diseases.                                                                                                                                                                 











Pendahuluan
Industri obat tradisional di Indonesia, telah mengalami kemajuan pesat baik dari segi produksi maupun pemasarannya. Hingga akhir tahun 2003 telah terdapat 1.012 industri obat tradisional yang memiliki izin usaha industri, terdiri dari 105 industri berskala besar  dan 907 industri kecil. 1)
Kalau dilihat dari ekspor tanaman obat/obat herbal, maka Cina masih merupakan negara pengekspor terbesar disusul oleh Amerika (USA) dan India. Ironis sekali, Indonesia yang merupakan negara ke dua setelah Brasil berada pada posisi ke 19 dan ke 21 pada tahun 1999.  Pada  tahun 2002 posisi ekspor turun menjadi ke 31, I ndonesia tertingal jauh bila dibandingkan Singapura menduduki posisi 8 pada tahun 1999 dan pada posisi 5 pada tahun 2002, meskipun Singapura boleh dikatakan tidak mempunyai sumber alam. 2)
Di beberapa Negara Afrika dan Asia 80 % penduduk tergantung terhadap obat tradisional di pelayanan kesehatan primer. Karena obat tradisional sangat menguntungkan, obat tradisional dapat mengobati bermacam-macam penyakit infeksi dan penyakit kronis, bila diproduksi dengan baik tidak menimbulkan efek samping. Seperti Cina menemukan artemisin dari tanaman Artemisia annua L. pada tahun 2000 untuk penyakit malaria. Lebih dari 100 negaea mempunyai peraturan obat tradisional. 3)
Di Indonesia jamu untuk promotif berkembang lebih cepat, tetapi sayang kecendrungan menggunakan bahan baku dari luar negeri lebih meluas. Missal menggunakan glinkobiloba dan echinase yang dapat diganti dengan meniran, pegagan dan bunga teleng. Sehingga banyak sediaan tradisional yang dipatenkan di luar negeri seperti Xenac untuk nyeri adalah campuran jahe dan lengkuas, Tumeric untuk kanker diisolasi dari kunir. 4), 5)
             Di Indonesia belum mencanangkan obat tradisional masuk Puskesmas. Oleh karena itu sangat diperlukan penelitian untuk mengembangkan peraturan perundangan obat tradisional dan penemuan racikan/formula obat herbal berkhasiat untuk penyakit tertentu agar dapat jamu masuk pelayanan kesehatan formal.  Hal ini untuk memenuhi selogan pemerintah jamu menjadi tuan rumah di Indonesia dan tamu di negara lain.
Demikian pula peraturan perundangan tentang obat tradisional digunakan di pelayanan kesehatan formal dibatasi hanya fitofarmaka. Sedangkan perkembangan produk fitofarmaka di Indonesia sangat lambat pada tahun 2005 baru dua ekstrak kumis kucing dan seledri untuk penyakit hipertensi yang masuk DOEN (Daftar Obat Esensial Nasional) dan ada 6 sediaan fitofarmaka, oleh karena itu diperkirakan sampai akhir jamanpun jamu tidak dapat masuk dalam pelayanan kesehatan formal. 6), 7)
 Dewasa ini telah ditemukan sediaan herbal berdosis kecil jamu MILLIHERB ditemukan oleh Sriana Azis Apt dengan nomor pendaftaran paten P.00200400356 dan P00200500730. Penemuan ini berdasarkan filosofi semua penyakit ada obatnya, tetapi belum ditemukan formula yang tepat. HIPOTESIS; Cara kerja berdasarkan sinergistik dari  campuran lebih besar dari 25 herba, kebutuhan tubuh terhadap obat adalah sangat kecil dan tanaman mempunyai aktif faktor untuk memperbaiki.fungsi sel.
Milliherb berarti dengan 500 mg herba telah dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit spesifik. Sebagai antifirus lebih baik dibandingkan sebagai anti infeksi, tetapi dapat menyembuhkan penyakit  tumor, kanker, hepatitis A, B, C, reumatik & urat kecepit, diabetes, nefritis sindrom, kolesterol, jantung tonik, antivirus & antibakteri, hemoroid/wasir, tbc, antinyeri (kanker, patah tulang) & antiradang (bisul, tumor, kanker). Keberhasilan lebih besar dari 90 %, kegagalan disebabkan karena putus obat dan tidak terlihat adanya efek samping. 8). 9), 10 )
Masalah: ketidak percayaan bahwa jamu tidak dapat menyembuhkan karena menurut para pakar pengobatan atau para dokter menyatakan bahwa obat tradisional atau jamu dapat menyembuhkan penyakit karena adanya efek placebo atau efek psikologis.
Tujuan  membuktikan jamu dapat menyembuhkan penyakit dan dapat digunakan di pelayanan kesehatan.
Metode penelitian retrospektif
Keterbatasan penelitian ini adalah studi kasus merupakan penelitian terendah dari uji klinik. Uji klinik tidak bisa kami lakukan karena memerlukan biaya tinggi dan birokrasi perijinan penelitian uji klinik obat tradisional.

STUDI KASUS JAMU MILLLIHERB
Jamu Milliherbs adalah proses dan pemanfaatan jamu Milliherbs invensi Sriana Azis Apt. (P00200400356). Jamu Milliherbs adalah dengan dosis sehari 3 kali 500 g herba kering sudah dapat menggobati suatu penyakit tertentu. Tidak mungkin satu macam obat dapat menyembuhkan segala macam penyakit. Hipotesis: dosis kecil 500 mg kering dasar kerja berdasarkan sinergistik (campuran lebih besar dari 25 herba), aktif faktor untuk memperbaiki fungsi sel, dan meningkatkan keseimbangan tubuh. Kebutuhan tubuh terhadap bahan obat atau vitamin adalah sangat kecil dan tanaman mempunyai aktif faktor untuk memperbaiki fungsi sel. Dasar kerja ini berdasarkan “makan empat sehat, lima sempurna” atau kebutuhan tubuh adalah aneka ragam makanan atau senyawa dan saling meningkatkan khasiat untuk meningkatkan kesehatan. Dari uji kasus keberhasilan Jamu Milliherbs sampai lebih besar dari 90 % dan kegagalan disebabkan putus obat, serta tudak terlihat adanya efek samping.
Jamu Milliherbs terdiri dari:
1. Jamu Milliherbs campuran lebih besar dari 25 jenis sayuran, rempah dan tanaman obat Indonesia (TOI). Dosis jamu Milliherbs hanya 500 mg herba kering, di seluruh dunia tidak ada jamu dengan dosis 500 mg sudah berkhasiat. Diformulasi dan dipasarkan sejak tahun 1998 sampai sekarang dan terdiri dari 30 sediaan (26 ijin POM), serta halal MUI.
2. Jamu Milliherbs berbentuk cairan temuan 2005 atau minyak jamu dilarutkan kedalam kokotrimiristin. Kokomiristin (Millimiristin) adalah trigliserida dari minyak kelapa dirubah menyadi kokotrimiristin (trimiristin). Bila jamu dilarutkan kedalamnya berkhasiat sebagai, antioksidan, antifirus (herpes,DBD, campak, dan lain-lain), antiinfeksi (TBC, Lepra, tifus, malaria dan lain-lain), antiinflamasi, nyeri, demam, antiradang, luka bakar, herpes, sporiasis , sariawan, rasa nyeri, sakit gigi,penyakit kulit lainnya. Cara kerjanya sangat cepat terutama untuk penyakit yang disebabkan oleh virus. .
3. Jamu Milliherbs temuan tahun 2007 formulasi empirik yang sangat sederhana berbentuk krim untuk kutil, tahi lalat dan mata ikan dapat dihilangkan tanpa bekas.
4. Milimiristin dan Millikutil dapat dijadikan bahan baku sebagai antivirus, antiinfeksi, antijamur, anti bisul, amandel, tiroid, tumor dan kanker. Sediaan kosmetik (pelembab, pemutih, jerawat, virtiligo dan tabir surya); pasta gigi; krim atau minyak dapat digunakan untuk eksim, sporiasis, herpes, cacar air,  radang, bisul dan rasa nyeri & radang pada penderita lepra, reumatik, tumor, kanker. Cara kerjanya lebih cepat dibandingkan formula 2. 

HASIL STUDI KASUS
Hasil studi kasus yang kami paparkan adalah studi kasus sediaan jamu Milliherb yang didaftarkan ke paten ( HAKI ), produk unggulan dan temuan terbaru, meliputi:
MILLITURIUM® / PENCEGAHAN dan PENYEMBUHAN KANKER-TUMOR
Hasil pengamatan keberhasilan penggunaan sediaan MILLITURIUM. Mulai dipasarkan tahun 1998 sampai sekarang. Dari studi kasus selama 12 tahun terlihat seperti berikut:
1.    Sebanyak 75 pasien menyatakan jamu ini dapat mengobati tumor payudara, siste indung telur, mium kandungan, keputihan berbau dengan pemakaian sehari 3 kali 2 kapsul selama 3-6 bulan tergantung dari besarnya tumor,. sebanyak 3 pasien (4 %) putus obat dan tidak dapat dipantau.
2.    Empat belas (14) penderita kanker payudara minum sediaan ini dikombinasi dengan sediaan mencegah nyeri MILLIGESIK, selama enam (6) kali khemoterapi ternyata efek samping berkurang. Efek samping hanya rambut rontok dan rasa mual selama 30 menit. Berarti jamu Milliturium dan Milligesik dapat meningkatkan kualitas hidup penderita yang sedang melaksanakan kemoterapi. Satu orang (7 %) putus obat ternyata setelah 7 tahun kambuh kembali.
3.    Delapan (8) orang penderita kanker payudara stadium lll tidak berobat ke dokter menggunakan jamu ini selama 8 bulan payudaranya mulai melunak dan setelah diperiksa kankernya tidak berkembang dan derajatnya turun. Seorang meninggal setelah 5 tahun menggunakn dinyatakan meninggalnya bukan karena kanker. Lima orang putis obat dan tidak terpantau.
4.    Empat (4) pasien menderita kanker payudara stadium IV lanjut (sudah luka, telah menyebar ke hati, paru dan tulang) tidak berobat ke dokter sejak Januari 2008 menggunakan MILLITURIUM, MILLIMIRISTIN dan MILLIGESIK OIL (temuan baru) menyatakan luka mulai berkurang, rasa nyeri berkurang. Pada bulan Februari 2 pasien putus obat, 1 pasien meninggal pada bulan Maret dan satu pasien berobat sampai sekarang.
5.    Seorang penderita kanker serviks atau leher rahim (56 tahun) hanya minum 3 kali 1 kapsul selama 8 bulan menyatakan sembuh (tidak dikombinasi dengan obat dokter). 2 dua orang (2008) menderita kanker leher rahim stadium III menjalani proses terapi dokter setelah selesai proses terapi dinyatakan negatif dan putus obat.
6.    Penderita kanker paru akut perempuan Kh (73 tahun) dengan sinar X pada bulan Juni 2002 kelihatan di ujung paru dan setelah diperiksa lagi bulan Agustus 2002 kankernya melebar sampai 50 % paru. Beliau minum Milliturium dengan Milliasbat kontinyu selama 3 bulan dan selanjutnya tidak kontinyu, serta tidak dikombinasi dengan obat dokter. Pasien tersebut sampai sekarang dalam keadaan sehat. Seorang pria berumur 40 tahun (kanker paru) telah menderita selama 2 tahun. Mulai berobat menggunakan Millturium, Millicento dan Millimiristin sejak bulan November 2007 dan akhir tahun 2008 putus obat tidak terpantau.
Keberhasilan pengobatan bila tidak putus obat kurang lebih 90 %, dinyatakan berhasil bila kualitas hidup meningkat dan perkembangan dinyatakan negative oleh dokter. Tetapi selalu disarankan untuk terus menggunakan sediaan ini untuk mencegah kekambuhan penyakit.              

MILLIHEPAR® / DETOKSIKASI HATI
Hasil pengamatan keberhasilan penggunaan sediaan MILLIHEPAR. Mulai dipasarkan tahun 1998 sampai sekarang. Dari studi kasus selama 12 tahun terlihat seperti berikut:
1.      Seratus lima (105) pasien menyatakan jamu ini dapat mengobati hepatitis A dan hepatitis B dengan dosis 3 kali 1 - 2 kapsul sampai gejala hilang, dianjurkan ditambah Millimiristin 5 - 10 tetes dan selanjunya setiap hari 1 kapsul.
2.      Enam (6) pasien hepatitis C dari tahun 2000 - 2007 akut menggunakan setiap hari 3 kali 2 kapsul ditambah Milliginjal Tonik selama 2 minggu pendarahannya berhenti, dan kesehatannya terus membaik pengobatan putus setelah 8 bulan, gejala timbul lagi berobat selama 3 bulan terhenti lagi, kalau timbul gejala berobat lagi sampai sekarang, dan pasien dalam keadaan sehat.
3.      Empat (4) pria (2004 -2007) penderita sirosis menggunakan selama 1 - 3 bulan Millihepar dan putus obat dan tidak dapat dipantau.
Effektifitas jamu ini dinyatakan melebihi dari obat modern karena bila digunakan 3 kali 2 kapsul, pasien sudah dapat melakukan aktifitas setelah beristirahat selama 3 hari. Bila ditambah setiap hari minum 3 kali 5 tetes Millimiristin dan bila perut & bagian belakang diolesi Milligesik Oil rasa nyeri dan demam lebih cepat hilang

MILLIGESIK® / PEREDA NYERI, RADANG ENCOK DAN TULANG KEROPOS
Hasil pengamatan keberhasilan penggunaan sediaan MILLIGESIK dapat menurunkan rasa nyeri pada pasien. Produk ini termasuk produk unggulan dan telah dipasarkan sejak tahun 1998 sampai sekarang. Hasil pengamatan keberhasilan obat ini seperti terlihat dibawah ini:
1.      Pada umumnya lebuh dari 500 pasien sering dikirim ke tempat bencana pasien menyatakan jamu ini dapat menghambat / atau menghilangkan rasa nyeri dan keropos tulang, rematik, asam urat dan urat kecepit. Keberhasilannya Tujuh (7) pasien strok karena diabet dikombinasi dengan Millidiab, Milliotak tonik, Milligesik Oil dapat mengurangi rasa sakit, rasa kebas, kadar gula menjadi normal, dan mempercepat pemulihan gerakan.
2.      Enam (6) pasien strok karena hipertensi dikombinasi dengan obat pencegah kolesterol / hipertensi dan Milligesik Oil dapat mengurangi rasa sakit, rasa kebas, tekanan darah turun dan mempercepat pemulihan gerakan.
Effektifitas jamu ini dinyatakan melebihi dari obat modern karena bila digunakan 3 kali 1 - 2 kapsul, seluruh pasien merasa gejala berkurang atau hilang setelah minum seminggu makin lama lebih baik dan dosisnya dikurangi. Sedangkan obat modern hanya mengurangi sakit sesaat dan tidak meredakan rasa sakit.

MILLIGINJAL TONIK® / GANGGUAN FUNGSI GINJAL
Hasil pengamatan keberhasilan pengguanaan sediaan Millliginjal tonik pada pasien. Produk ini termasuk produk unggulan dan dipasarkan sejak tahun 1999 sampai sekarang,. Hasil pengamatan keberhasilan pasien yang menggunakan Millliginjal tonik seperti terlihat dibawah ini:
1.      Pada umumnya 115 pasien menyatakan jamu ini dapat mengobati bocor ginjal (1-4 botol) dan tidak kambuh lagi.
2.      Gangguan fungsi ginjal karena hepatitis (5 orang)
3.      Gangguan fungsi ginjal karena penyakit jantung (2 orang)
4.      Seorang pasien ginjal bocor diikuti cuci darah, telah putus obat dan tidak terpantau.
5.      Dua orang dinyatakan gagal ginjal, seorang perempuan (62 tahun) karena tidak mampu menggunakan obat ini 3 kali 2 kapsul sehari setelah 3 bulan dinyatakan tidak perlu cuci darah dari pemeriksaan laboratorium, selanjutnya minum 2 kali 1 kapsul perhari setelah 6 bulan putus obat. Seorang pasien pria (45 tahun) gagal ginjal karena putus obat, akhirnya keduanya cuci darah..
Effektifitas jamu ini dinyatakan melebihi dari obat modern karena tidak ada obat modern yang dapat memperbaiki fungsi ginjal, karena obat modern sebagai diuretik tetapi protein dan mineral ikut keluar, sedangkan obat tradisional sebagai diuretik tetapi protein dan mineralnya tidak ikut keluar jadi dapat memperbaiki fungsi ginjal.11)

MILLIDIAB® / UNTUK DIABET
Hasil pengamatan keberhasilan penggunaan sediaan menurunkan gula ini pada pasien (159). Produk ini telah dipasarkan sejak tahun 1999 sampai sekarang. Hasil pengamatan keberhasilan seperti terlihat di bawah ini :
1.      159 pasien menyatakan jamu ini dapat menurunkan gula darah ternyata semua pasien menyatakan bahwa obat ini dapat menurunkan gula darah dan diikuti oleh penurunan kolesterol dan trigliserida. Sebagian pasien ada yang menghentikan obat dokter, tetapi setiap tiga bulan diuji gula darah normal.
2.      7 pasien strok karena diabet karena dikombinasi dengan Milligesik, Milliotak tonik dan Millimiristin mengurangi rasa nyeri, rasa sakit, rasa bebas, kadar gula menjadi normal, dan mempercepat pemulihan gerakan.
Effektifitas jamu ini dinyatakan bahwa obat ini sebagai aktif faktor untuk lebih mengaktifkan obat modern dan menurunkan dosis sampai yang terendah dan ada yang tidak menggunakan obat modern lagi.

MILLIKOLEST® / MENORMALKAN KOLESTEROL
Produk ini telah dipasarkan sejak tahun 1999 sampai sekarang dan termasuk produk unggulan. Hasil pengamatan dari 167 pasien yang menggunakan MILLIKOLEST seperti terlihat dibawah ini:
1.      Pada umumnya 167 pasien menyatakan jamu ini dapat menurunkan / menormalkan kolesterol dan diikuti dengan turunnya hipertensi dan trigliserida.
2.      Enam pasien strok karena hipertensi dikombinasi dengan JAMU MILLIGESIK dapat mengurangi rasa sakit., rasa kebas, tekanan darah turun dan mempercepat pemulihan gerakan.
Effektifitas jamu ini dinyatakan melebihi dari obat modern karena bila digunakan 3 kali 1 – 2 kapsul, 2 minggu kemudian diperiksa kelaboratorium sudah menjadi normal, selanjutnya untuk pencegahan diminum setiap hari satu sampai dua kapsul sebelum makan tergantung pola makannya.

MILLIAMBE ® / PENGOBATAN WASIR
Hasil pengamatan keberhasilan penggunaan sediaan MILLIWASIR/MILLIAMBE termasuk produk unggulan telah dipasarkan sejaka tahun 1999 sampai sekarang. Hasil pengamatan keberhasilan dari 135 pasien yang menggunakan obat ini seperti terlihat dibawah ini:
1.      Pada umumnya 135 pasien menyatakan jamu ini dapat mengobati penyakit hemoroid/ambeyen eksternal dan internal, serta untuk sembelit. Penyakit wasir jangan dioperasi, meskipun dioperasi penyakit wasir tetap selalu kambuh. Untuk penderita kurang dari umur 40 tahun dengan dosis pagi 1 kapsul dan malam 2 kapsul tidak sampai 1 pot, apalagi kalau dikompres dengan MILLIGSIC OIL dan jangka waktu kambuhnya lama. Pencegahan gunakan setiap bangun tidur 1 kapsul.
2.      Tiga pasien penderita kanker usus besar stadium IV setelah dioperasi menggunakan Milliambe dan Milliturium putus obat setelah menggunakan 1 bulan dan hasil kualitas hidup meningkat. Selanjutnya berobat ke dokter, ketiganya wafat enam bulan kemudian.
Effektifitas jamu ini dinyatakan melebihi dari obat modern karena bila digunakan 3 kali 1 – 2 kapsul, selama 3 hari pasien terasa sudah nyaman dan obat modern hanya mengurangi rasa sakit.

MILLIJANTUNG TONIK ® / PENYEGAR JANTUNG
Hasil pengamatan keberhasilan penggunaan sediaan Millijantung tonik ini pada pasien.Produk ini telah dipasarkan sejak tahun 2000 sampai sekarang, Hasil pengamatan keberhasilan dari 155 pasien yang menggunakan Millijantung tonik seperti terlihat di bawah ini:
1.      Pada umumnya sediaan Tonik Jantung digunakan pada gangguan jantung sehari 3 x 1 kapsul sampai gejala hilang disertai turunnya hipertensi dan kolesterolnya. Sebaiknya digunakan terus menerus sehari 1 kapsul untuk mencegah kekambuhan. Mereka menyatakan sehat dan menggunakan obat ini sampai sekarang.
2.       Dua orang pasien jantung bawaan putus obatdan tidak terpantau.
3.      Limabelas orang penderita jantung koroner parah menurut dokter tidak mungkin dioperasi dan sukar sembuh menggunakan Millijantung tonik dan Milliginjal setelah minum 2 minggu sudah dapat melakukan kegiatan lagi dan tidak menggunakan obat dokter..
Efektifitas jamu ini dinyatakan melebihi obat modern karena bila pasien telah minum 3 kali 2 kapsul jamu ini selama sehari gejala mulai berkurang dan setelah 2 minggu sudah dapat melakukan kegiatan rutin. Bila dikombinasikan dengan Milliginjal tonik dan atau Millimiristin diminum 5 tetes dapat lebih cepat reaksinya.

MILLIFEKSI ® / PENCEGAH INFEKSI

Hasil pengamatan keberhasilan penggunaan sediaan Millifeksi ini pada pasien. Produk ini telah dipasarkan sejak tahun 2001 samapai sekarang. Hasil pengamatan keberhasilan lebih dari 500 pasien karena sering dikirim untuk bantuan bencana di Aceh, banjir di DKI, jemaah haji yang menggunakan Millifeksi seperti terlihat dibawah ini:
·         Pada umumnya pasien menyatakan jamu ini dikombinasi dengan Milliasbat 3 kali 1 kapsul per hari dapat mengobati demam, batu pilek 2-5 hari, dan untuk sinusitis dan asma selama 1 - 2 minggu, bila ditambah Millimiristin/ Milligesic oil 3 kali 5 tetes mempercepat kesembuhan.
·         Tifus dikombinasi dengan obat dokter memepercepat kesembuhan dan mencegah kekambuhan.
·         Contoh kasus; Nama : L M ; Umur  : 40 tahun; Sex : perempuan
Keluhan utama : Desember tahun 2009 pasien demam Malaria
Perawatan:  minum Millifeksi 3 kali 2 kapsul dan Millimiristin 3 kali
 Hasil: sembuh dalam 5 hari dan pencegahan sampai sekarang setiap hari.1 kapsul.
  • Untuk penyakit campak 3 kali 1 – 2 kapsul per hari disertai 5 tetes Millimiristin atau Milligesik Oil Mn dengan minum yang banyak panas mulai turun setelah 1 - 2 hari.
Keberhasilan dengan pengobatan Millifeksi terutama untuk penyakit yang disebabkan virus, pengobatannya lebih cepat dibandingkan dengan penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Penyembuhan penyakit karena bakteri (tifus) harus dikombinasi dengan obat dokter, lebih dari 90 % berhasil, dinyatakan berhasil apabila gejalanya hilang.

MILLIASBAT / ASMA, BATUK DAN SAKIT TENGGOROKAN

Hasil pengamatan keberhasilan penggunaan sediaan mencegah asma ini pada pasien. Produk ini telah dipasarkan sejak tahun 1999 sampai sekarang dan termasuk produk unggulan. Hasil pengamatan keberhasilan lebih dari 500 pasien karena sering dikirim untuk bantuan bencana di Aceh, banjir di DKI, dan jemaah Haji.
·         Pada umumnya pasien menyatakan jamu ini mengobati asma, batuk pilek, radang tenggorokan, sinusitis selama 5 hari 3 kali 1 kapsul per hari, asma (1 – 2 pot), dan sinusitis (1 – 2 pot), bila dikombinasi dengan Millifeksi. Milligesik Oil dan atau Millimiristin maka akan lebih cepat sembuhnya.
Effektifitas jamu ini dinyatakan melebihi dari obat modern karena bila pasien terasa tidak sesak nafas atau asma setelah minum 2 kapsul jamu ini. Bila dikombinasi dengan Millifeksi, Milligesik Oil dan atau Millimiristin 5 tetes dapat lebih cepat reaksinya. Kekambuhannya jarang terjadi, bila selalu minum obat ini.

MILLIALERG
Produk ini telah dipasarkan sejak tahun 1999 sampai sekarang,. Hasil pengamatan keberhasilan lebih dari 500 pasien karena sering dikirimkan untuk bantuan bencana di Aceh, banjir di DKI, jemaah haji dan pasien dr spesialis kulit (400 – 600 botol /bulan) yang menggunakan MillilerG seperti terlihat dibawah ini:
·         Umumnya digunakan untuk jerawat, biduren, alergi kulit, gatagl-gatal, eksim, herpes, cacar air, campak dan penyakit kulit lainnya. Terutama digunakan oleh dr spesialis kulit untuk jerawat. Kalau biduren sudak sembuh 1 – 2 hari. Contoh kasus:
Nama :HN; Umur  : 10 tahun; Sex : pria
Keluhan utama : Februari tahun 2010 pasien demam selama 3 hari mulai timbul cacar  Perawatan:  minum MillialerG 3 kali 1 kapsul dan seluruh tubuh diolesi Milligesic Oil Hasil: sembuh dalam 5 hari dan cacarnya tidak meradang.
·         Sepuluh penderita sporiasis ditambah diolesi  Milligesik Oil menyatakan lebih baik atau mengurangi gejala, tetapi harus terus menerus menggunakannya untuk menunda kekambuhan.
·         Seorang penderita penyakit kulit seluruh tubuh dinyatakan oleh dokter karena virus (12 pot) dikombinasi dengan Millimiristin.
Keberhasilan lebih dari 90 % berhasil, dinyatakan berhasil apabila gejalanya hilang. Efektifitas jamu ini dinyatakan melebihi dari obat dokter karena bila pasien sporiasis yang belum ada obatnya menggunakan MillialerG dengan dosis 3 kali 2 kapsul selama 5 hari tersasa berkurang gejalanya. Bila dikombinasikan dengan Millimiristin dan atau Milligesic Oil  dioleskan/dikompres lebih cepat reaksi penyembuhan dan kekambuhannya jarang terjadi.

MILLICENTO

Hasil pengamatan keberhasilan pengobatan dengan menggunakan sediaan MILLICENTO.
1.    Umumnya digunakan lebih dari 500 orang untuk flu, bronchitis dan batuk yang tidak sembuh-sembuh dengan dosis setiap 3 jam 1 kapsul selama 5 – 7 hari sembuh. Digunakan pula oleh jemaah haji.
2.    Keberhasilan pengobatan dengan Millicento TBC yang sudah resisten,
Nama : K.S; Umur  : 35 tahun; Sex : pria
Keluhan utama : tahun 2002 – Juni tahun 2003 pasien TBC akut berobat selama 1 tahun dinyatakan sembuh, tetapi masih sering sesak nafas, batuk dan keluar darah.
Perawatan:  tahun 2003 minum Millicento 3 kali 2 kapsul selama 2 minggu mulai ada perbaikan Hasil: setelah 3 bulan di Rongent dinyatakan sembuh. Tetapi sampai sekarang bila ada gejala minum obat.
Nama : NR; Umur  : 60 tahun; Sex : pria
Keluhan utama : tahun 2005 pasien TBC akut berobat selama 6 bulan dinyatakan sembuh, tetapi masih sering sesak nafas dan batuk
Perawatan:  tahun 2008 minum Millicento 3 kali 2 kapsul selama 2 minggu mulai ada perbaikan, selanjutnya minum 3 kali 1 kapsul.
 Hasil: sembuh, pengobatan sampai sekarang bila ada gejala minum obat.
Keberhasilan lebih dari 90 % berhasil, dinyatakan berhasil apabila gejalanya hilang.


MILLIMIRISTIN                                        

Hasil pengamatan keberhasilan pengobatan dengan menggunakan sediaan Millimiristin. Produk ini telah dipasarkan sejak akhir  tahun 2005 sampai sekarang, Hasil pengamatan keberhasilan  dari  pasien seperti tersebut dibawah ini:
1.Pada umumnya digunakan untuk sariawan, sakit gigi, penyakit infeksi bakateri dan virus karena mempercepat kesembuhan 5 tetes setiap 3 jam dikombinasi dengan Millifeksi  untuk penyakit demam berdarah, cikungunya, dan tifus  dalam 1 – 3 hari panasnya sudah turun, diperiksa di laboratorium sudah mulai normal  dan pengobatan diteruskan sampai badan terasa sehat.
 Nama : A T; Umur  : 7 tahun; Sex : pria
Keluhan utama : januari tahun 2010 pasien terserang demam tinggi, trombosit turun 100.000, Perawatan:  6 kali 10 tetes Millimiristin dan minum teh panas,
Hasil: keesokan harinya trombosit sudah naik 185.000 dan panasnya sudah normal
2.    Untuk penderita herpes dengan dosis setiap 3 jam 5 - 10 tetes dan herpes dikompres dengan Millimiristin, serta 3 kali 1 kapsul MillialerG selama 2 minggu sembuh dan tidak menimbulkan sakit berulang. Beberapa orang hanya menggunakan Millimiristin.
Contoh kasus: Nama :SA (65 tahun); Sex : perempuan
Keluhan utama : Februari tahun 2010 pasien menderita herpes di pipi
Perawatan:  herpes dikompres dan minum 3 kali 10 tetes Millimiristin ditambah minum MillialerG 3 kali 1 kapsul
 Hasil: setelah 15 hari herpes sembuh dan tidak menjalar ke tempat lain dan tidak menimbulkan sakit berulang.
Efektivitas jamu ini dinyatakan lebih baik dari obat modern karena tidak menimbulkan sakit berulang herpes dan penyembuhanya lebih cepat. Begitu juga untuk penyakit virus lainnya

MILLIGESIK OIL
Hasil pengamatan keberhasilan pengobatan dengan menggunakan sediaan Milligesic Oil produk ( 500 botol) ini telah dipasarkan sejak akhir  tahun 2007 sampai sekarang, Hasil pengamatan keberhasilan  dari  pasien seperti tersebut dibawah ini:
1.    pada umumnya digunakan pasien urat kecepit, patah tulang, keseleo, reumatik, demam, TBC, tumor, tumor kelenjar & tiroid. Mulai Januari tahun 2010 seriap bulan (20 Botol) di gunakan oleh pasien kanker anak di Rumah Kita.Pasien  menyatakan berhasil menyembuhkan dan atau mengurangi rasa nyeri 3 – 6 hari , sedangkan – tumor & tiroid 1 - 6 bulan tergantung besarnya.
2.    Contoh kasus: Nama :YL; Umur  : 40 tahun; Sex : perempuan
Keluhan utama : kanker payudara stadium IV, sudah luka tidak pernah dirawat dokter.
Perawatan:   pada bulan Maret tahun 2008 minum 3 kali 2 kapsul Milliturium selama 3 bulan dan Milligesic Oil diminum 3 kali 10 tetes & dikompreskan pada luka mulai ada perbaikan. Karena ridak mampu hanya menggunakan Milligesik Oil diminum dan dikompreskan
 Hasil: pengobatan sampai sekarang, tahun 2010 mulai ada keluhan batuk, sesak nafas dan perut kembung. Pengobatan di tambah Millicento dan Millihepar.
Keberhasilan lebih besar dari 90 % dan obat modern tidak ada yang dapat menghilangkan rasa sakit karena luka kanker kecuali narkotika dapat menghilangkan rasa sakit dalam beberapa jam tetapi makin lama memperburuk keadaan pasien sampai pasien ketagihan narkotik. Penelitian uji Klinik untuk pasien kanker ini dapat membuka kesempat bahwa obat tradisional dapat menyembuhkan lebkh baik dari obat modern.

Millikutil
Khasiat dapat melunakkan tahi lalat kutil, mata ikan dalam beberapa hari dan lepas tanpa bekas
dosis 3 – 6 kali sehari dioleskan diatas kutil, tahi lalat, kapalan dan atau mata ikan
Pada umumnya pasien lebih dari 3000 orang (dikirim ke Sumatera) menyatakan kutil, tahi lalat dan mata ikan dapat lepas tanpa bekas.

Kesimpulan
            Dari hasil studi kasus penggunaan JAMU MILLIHERB dapat membuktikan bahwa jamu dapat menyembuhkan penyakit. Bahkan penyembuhannya lebih cepat dari obat modern untuk menhilang rasa nyeri dan infeksi karena virus (DBD, herpes, cacar cikungunyah, campak). Untuk pengobatan hepatitis, kanker, nefritis sindrom obat tradisional lebih baik dari obat modern.        
            Keuntungan lain perawatan menggunakan  obat tradisional mudah, murah, efeksamping dapat diabaikan dan alami.

Saran
Untuk memenuhi selogan pemerintah” Jamu menjadi tuan rumah di Indonesia dan tamu di negara lain”. Seharusnya pemerintah membina para peneliti yang menemukan jamu yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit.  Meningkatkan peraturan perundangan tentang tata cara penggunaan dan jenis obat tradisional di Puskesmas. Membuat RSU menggunakan obat tradisional untuk meminimalkan masuknya obat Cina ke Indonesia.



Daftar Pustaka.
1. Sujitno M., 2004, Gambaran Uji Klinik Obat Tradisional yang Baik, Seminar nasional TOI XXV, Tawangmangu.
2. ASPAN R., 2004 Pengembangan Obat Bahan Alam Dalam Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Seminar Nasional TOI XXV, Tawangmangu.
3. Media Center, 2010, World Health Organization,
6. Azis S.2007. Penelitian Kwalitatif Kendala Jamu Masuk   Pelayanan Kesehatan Formal, Kesehatan Masyarakat nomor 75 tahun 2007.
7.. DOEN (Daftar Obat Esensial Nasional), 2005, Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.
8. Azis S. 2004, Proses Pembuatan dan Pemanfaatan 5 Formula Jamu Millherb  nomor Pendaftaran paten P00200400356.
9. Azis S. 2005, Formulasi 5 Formula Jamu Millherb(millikolest, Milliambe, Millijantung tonik, millifeksi, Milliasbat), nomor Pendaftaran paten P00200500730
10. Jamu Milliherba, ISFI ONLINE.
11. Flora, Herb Suplement encyclopedia, Goldenrod (European), florahealth.com/ flora/home/Canada/.../Goldenrod.html



Tidak ada komentar:

Posting Komentar