Jumat, 02 Oktober 2015

tumor & kanker Saluran Leher Rahim

  1. TUMOR DAN KANKER SALURAN REPRODUKSI PEREMPUAN (leher rahim)
Tumor adalah pertumbuhan sel yang tidak normal dari sel jaringan tubuh. Kanker adalah pertumbuhan sel yang tidak normal sangat cepat dan mendesak sel-sel disekitarnya. Sel kanker dapat membuat anak sebar ke bagian alat tubuh yang lain.
Kanker leher rahim terjadi bila sel-sel membelah secara tak terkendali dan menjadi abnormal. Jika sel-sel terus membelah, maka terbentuk suatu massa jaringan yang disebut tumor. Jika tumor menjadi ganas, maka disebut sebagai kanker leher rahim.

Penyebab; Penyebab kanker saluran reproduksi perempuan (leher rahim) belum diketahui dengan pasti, tetapi kemungkinan pemicu kanker leher rahim meliputi: virus ditularkan melalui hubungan seksual, merokok, berhubungan seksual pada usia dini, berganti-ganti pasangan, gangguan kekebalan tubuh, penggunaan  pil/suntik kontrasepsi, infeksi herpes genetikal dan bawaan.
Pencegahan dilakukan dengan cara tidak merokok dan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol. Menghindari paparan menikah pada usia dini, jangan berganti- ganti pasangan, mengkonsumsi buah dan sayur 5 porsi per sehari, serta aktivitas fisik 30 menit sehari. Juga melakukan deteksi dini secara berkala di fasilitas-fasilitas kesehatan, terutama yang mempunyai keluarga terkena kanker leher rahim.
Gejala timbul pendarahan tidak normal. Perembuan masa subur dengan gejala haid terus menerus. Perempuan menopause sudah berhenti haid terjadi lagi. Bila terjadi pendarahan tidak normal segera diperiksakan ke dokter. Sebaiknya bila kanker stadium 1 segera operasi dan pengobatannya dilanjutkan dengan jamu MILLITURIUM dan Milligesic Oil pengobatan selamanya untuk mencegah kekambuhan. Billa stadium ke 2 ke atas disarankan tidak dioperasi karena menurut teori diobati dengan kemoterapi dan penyinaran dan pengobatannya dilanjutkan dengan jamu MILLITURIUM dan Milligesic Oil pengobatan selamanya untuk mencegah kekambuhan.
Pengobatan
·     Sebelum minum obat membaca “Bismillahir rahmanir rohim” dan bermohan pada ALLAH serta yakin sembuh dengan obat ini.
·     Tumor dalam Kandungan dan Siste Ovarium: diberi setiap hari MILLITURIUM 3 - 6 x  2 kapsul ditambah dengan MILLIGESIC OIL dalam sesendok madu 3 x  15 tetes, serta Miliigesic cream dimasukkan dalam vagina 2 kali sehari, sampai gejala hilang.
·     Kanker Servik (leher rahim): diberi MILLITURIUM  3- 6  x 2 kapsul dan Milligalian 3 x 1 kapsul ditambah dengan MILLIGESIC OIL & Milligesik compres masing-masing dalam sesendok madu 3 – 6 x  15 tetes, serta Miliigesic cream dimasukkan dalam vagina 3 kali sehari, digunakan selamanya dan dosis bisa diturunkan.
·     Ketuk syaraf dengan sikat bagian yang sakit atau seluruh tubuh dan benjolan serta olesi dengan Milligesic cream setiap hari.
Studi kasus
  1. Pada umumnya pasien (< 100 orang) menyatakan jamu ini dapat mengobati siste indung telur, mium kandungan, sehari 3 kali 1 - 2 kapsul 3-6 bulan tergantung dari besarnya tumor, keputihan menahun 1-2 bulan, bila ditambah minum Milligesic Oil 3 kali 15 tetes dan benjolan diolesi atau dikompres dengan Milligesic Oil untuk mempercepat kesembuhan. Keberhasilan pengobatan ini bila tidak putus obat Insya Allah hampir 100 %, dinyatakan berhasil bila gejala hilang dan atau pemeriksaan laboratorium dinyatakan negatif. Tetapi selalu disarankan untuk terus menggunakan sediaan ini untuk mencegah kambuhan dengan dosis diturunkan.
2.  Seorang penderita kanker serviks (2005) atau leher rahim ( 56 tahun ) hanya minum 3 kali 1 kapsul selama 8 bulan menyatakan sembuh ( tidak dikombinasi dengan obat dokter).
3.  Ibu A umur 56 tahun pada Januari tahun 2007 penderita kanker leher rahim stadium III menjalankan pengobatan secara modern dari operasi, khemoterapi, dan radiasi ditambah konsumsi Milliturium sehari 3 kali 1 kapsul dan Millimiristin 3 kali 5 tetes berarti menggunakan 8 pot dan 1 botol trimiristin selama proses pengobatan tidak menderita efek samping kemoterapi atau dalam keadaan sehat. Setelah selesai semua proses terapi dinyatakan sembuh oleh dokter dan putus obat. Ibu B 56 tahun pada bulan oktober 2007 setelah operasi kanker leher rahim stadium II minum Milliturium dan Millimiristin setelah proses terapi modern selesai dinyatakan negatif dan putus obat.
4.  Data lain tidak terpantau karena diberikan oleh saudara, dokter atau pengobat
Hindari merokok, alkohol dan kafein.
Olah raga
  • Aerobik & relaksasi pernafasan/ shallat chusuk untuk menghilangkan stress.
·     Ketuk syaraf dengan sikat seluruh tubuk diolesi Milligesic cream 2x seminggu.
Hidroterapi
·     Kompres air panas pada perut atau  dengan MILLIGESIC cream.
·     Untuk pendarahan dikompres bergantian panas dan dingin di atas perut, ketuk syaraf dengan sikat di perut & diolesi Milligesic cream.
Terapi makanan
·         Didihkan selama 15 menit campuran kunir 100 g, 19 lembar daun sirsak, 19 lembar daun srikaya, 5 pohon meniran,  3 pohon serai, 19 daun melati, lada hakus sesendok  teh,15 biji cengkeh, 3 biji pala,  gula merah 50 g, segelas  kapur  dan 2 liter air setelah dingin saring, minum sehari tiga kali 50 - 100 ml.
·         Susu kedelai atau susu sapi atau susu kambing sehari empat kali 50 ml.
·         Buat kolak ubi, pisang, pandan. jahe, pala, cengkeh dan gula merah.
·         Buat sop kacang merah dan brokoli dengan bumbu 5 siung bawang putih, 5 siung bawang merah, sebuah pala, 9 biji cengkeh.
·     Tidak ada pantangan makanan “ makan secukupnya tidak berlebihan”

Peringatan bagi penderita diabetes jangan diberi gula.sesuai dengan selera. Makanan ini dikonsumsi setiap hari bergantian agar tidak bosan.

1 komentar: